Lulus! (FR: Sidang Tesis + PIC)

Setelah menempuh perjuangan bikin tesis selama hampir 1 tahun, akhirnya beres juga.

Kalau dihitung sejak persiapan reading course di tahun 2009 lalu, ya kira2 setahun lah.

Masuk ruang sidang, hari Senin, 20 Desember 2010 yang lalu, sudah nggak ada lagi rasa grogi atau kuatir. Yang ada cuma perasaan "ayo cepat selesai, cepat lulus". -- saking nyantai-nya malah sempat nonton pertandingan Timnas Indonesia vs Timnas Filipina, langsung di Stadion GBK. Anyway...

Sesi presentasi berjalan dengan baik, trus langsung duduk untuk jawab pertanyaan. Ada empat anggota dewan penguji, Pak Firman (penguji ahli), Pak Edu (sekretaris sidang), Ibu Nia (pembimbing), dan Pak Pinckey (pimpinan sidang).

Pak Firman, seperti sudah diduga sebelumnya, mengajukan pertanyaan yang sepertinya "ngetes" apakah ini mahasiswa bener2 ngerti nggak dengan apa yang diteliti. Jadi dia minta dijelaskan urutan berpikir sehingga muncul hasil penelitian. Pak Firman lewat...

Pak Edu.. Beliau tidak memberikan pertanyaan, tetapi lebih banyak masukan saja. Masukannya mengenai adanya kerangka pemikiran yang seolah "terputus" dalam penelitian itu. Jadi logikanya sedikit melompaat-- terima kasih Pak. -- di titik ini, saya udah mulai down karena masukannya udah menyentuh pondasi penelitian.. Yaitu kerangka konseptual..

Bu Nia.. Ibu pembimbing yang baik hati dan murah senyum ini memberikan, agar saya memperbaiki kerangka pemikiran dan memasukkan 7 unit analisis ke dalamnya. -- will do Bu --

Nah.. Yang terakhir.. Pak Pinckey.. Pertama kali bertemu beliau di tahun 2002 ketika menjadi pembicara dalam workshop metodologi penelitian komunikasi di UK Petra. Eh.. Delapan tahun kemudian, beliau duduk di depan saya dan menjadi ketua tim penguji dalam sidang tesis saya. Dan.. Sesuai bidang keahliannya, diubek-ubeklah metodologi saya.. Bagaimana seharusnya kerangka konseptual itu sudah dapat diturunkan menjadi unit analisis yang terukur di bab metodologi.. Beliau menyampaikan, anda tadi presentasi menceritakan itu (unit analisis), tapi kenapa malah dalam paper-nya nggak ada? -- masukan yang sangat tajam.

Pak Pinckey juga menyinggung bahwa saya sering tidak konsisten dalam menentukan sudut pandang.. -- suatu kesalahan yang sudah saya sadari sejak bbrp bulan sebelum sidang, tapi pura2 ga tau...

Sampai disini udah down banget deh... Ancur abisss tesisnya.. Hadooo..

Sidang selesai. -- disuru keluar ruangan -- .......

Ketemu Chaca, Ira dan ternyata Asti udah dateng... Gak bisa berkata apa-apa.. Bibirku terdiam membisu... Ngga bisa bilang apa2.. Tapi pikiran tetap optimis... Yang penting lulus!! Nilai itu bonus!! :D

Dipanggil ama Pak Edu.. Saudara Jeffrey! -- langsung masuk ruang sidang --

Pak Pinckey bicara dengan suara yang menggetarkan sukma... "Saudara Jeffrey... Kami sudah berdiskusi.. Dan dari hasil penelitian anda ada banyak sekali hal yang harus diperbaiki.. Anda punya waktu sampai tanggal 9 Januari untuk memperbaiki (disini mikir "Yes LULUS").. Selamat atas kelulusan anda, sukses selalu! Sidang saya tutup disini"

HOREEEEEEEEEEE!!!! Luluuussss!!!
Salam2 sama dosen... Nggak pake cipika cipiki... -- eh tapi belum dikasi tau nilainya berapa! Aihh..

Tapi nggak lama kemudian udah dapet bocoran dari seorang narasumber yang meminta namanya tidak disebut.. Tapi let's not spoil the fun :D nilai nya masih dirahasiakan dulu ya.. :D

Jadiii... yang jelas saya udah lulus dari Program Studi Manajamen Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Dan tidak lama lagi saya akan diperbolehkan secara resmi menyandang gelar M.Si (Magister Sains) besertaa segala hak yang menyertainya :D hehe..

Terima kasih buat semua kawan-kawan yang memberikan dukungan. Buat Papa, Mama, Jenny. Buat Chaca.. Buat teman2 di kantor, buat Bu Nia, dan banyak lagi yang nggak bisa disebutkan satu-persatu..

Terima kasih semuanya!

----
Jeffrey / @jeffreyhs
(via BlackBerry)

(download)